Sabtu, 20 Agustus 2011

LAPORAN PRAKTIKUM EMBRIOLOGISISTEM REPRODUKSI JANTAN

LAPORAN PRAKTIKUM EMBRIOLOGISISTEM REPRODUKSI JANTAN
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mandiri pada mata kuliah praktikum Embriologi




Nama : Siti Azizah Insaniyah
NIM : 207 202 159
Jurusan : Pendidikan Biologi
Kelas/ semester : C/V
Tanggal praktikum : 04 Maret 2010
Tanggal penyerahan : 11 Maret 2010


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2010
 
 
LAPORAN PRAKTIKUM
I. Judul : Sistem Reproduksi Jantan
II. Tujuan : Untuk Mempelajari Anatomi Sistem Reproduksi Jantan dan Cara Analisis Sperma
III. Tanggal : 04 Maret 2010
IV. Pendahuluan

Reproduksi seksual pada vertebrata diawali dengan perkawinan yang diikuti dengan terjadinya fertilisasi. Fertilisasi tersebut kemudian menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio.
Testis berisi sperma, berjumlah sepasang dan terletak dalam skrotum. Sperma yang dihasilkan testis disalurkan melalui vas deferens yang bersatu dengan ureter. Pada pangkal ureter juga bermuara saluran prostat dari kelenjar prostat. Kelenjar prostat menghasilkan cairan yang merupakan media tempat hidup sperma. http://gurungblog/sistemreproduksi/htm System Reproduksi,2008. di akses 05 Maret 2010
Organ reproduksi jantan terdiri dari bagian eksternal dan internal. Menurut Campbell dan Reece Michael (2004:156) bagian eksternal terdiri dari skortum dan penis. Sedangkan bagian internal terdiri atas gonad yang menghasilkan gamet (sel-sel sperma) dan hormone, kelenjar aksesoris yang mensekresikan produk yang esensial bagi pergerakan sperma, dan sekumpulan duktus yang membawa sperma dan sekresi glandural.
Wildan Yatin (1994: 29) dan Campbell (2004; 156) mengatakan skortum itu terdiri dari kulit yang ditumbuhi oleh rambut dan banyak mengandung rambut kelenjar puluh dan minyak, testis kiri dibatasi oleh sekat yang terdiri dari jaringan ikat dan otot polos, terdapat otot dartos dan otot cremaster yang berfungsi menggerakan skortum sehingga dapat membesar dan mengecil dan suhu dalam skortum sekitar 20 C dibawah suhu rongga abdomen.
Gonad yang sepasangan dan berada dalam skortum ini memiliki kapsul yang terdiri 2 lapisan : 1. Tunica vaginalis dan 2. tunica albuginea
Penis manusia terdiri dari tiga silinderjaringan erektil mirip spon yang berasal dari vena dan kapiler yang termodifikasi. Batang utama penis ditutupi oleh kulit yang relative tebal. Kepala zakar, atau glans penis mempunyai penutup yang jauh lebih tipis sehingga menjadi lebbih sensitive terhadap rangsangan. Glans penis manusi ditutupi oleh lipatan kulit yang disebut sebagai preputium. (Campbell dan Reece Michael, 2004: 157-158)
System reproduksi betina terdiri dari alat kelamin primer yaitu ovarium, dan alat kelamin skunder terditi dari saluran, kelenjar (lender dan susu) dan permukaan lubang keluar. Wildan Yatim, 1994:65 Ovarium terdiri dari 2 daerah yaitu cortex dan mendulla. Dalam cortex terdapat banyak sekali folikel terdiri dari 5 macam folikel yaitu folikel muda, prime, suknder, terrier dan folikel graaf. Tubula fallofi adalah saluran yang akan menapung ovum yang berovulasi dan meneruskannya ke uterus.
Uterus menerima ovum dari ovulasi, dan kalau dibuahi tempat pertumbuhan embrio. Uterus dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu :
a. Fundus; tempat bermuara tuba
b. Corpus; bagian atas (anterior)
c. Cervix; bagian bawah (osterior) yang bulat.
Kelenjar Bartholin yang terletak didekat lubang vagina mensekresikan mucus kedalam vestibula, yang menjaganya tetap terlumasi dan memudahkan hubungan kelamin. Kelenjar susu, di kelenjar ni terdapat kantung kecil jaringan epithelium mensekresikan susu, yang mengalir keserangkaian duktus yang membuka pada putting (Campbell dan Reece Michael, 2004: 158-159)
Fungsi-fungsi organ reproduksi wanita:
1. Pembentukan ovum (oogenesis)
2. Menerima sperma
3. Transportasi sperma dan ovum ke tempat penyatuan (fertilisasi atau konsepsi)
4. Pemeliharaan janin yang sedang berkembang sampai janin tersebut dapat betahan hidup di luar (gestasi/kehamilan), termasuk pembentukan plasenta
5. Melahirkan bayi (partus)
6. Memberikan makan pada bayi yang baru dilahirkan dengan menghasilkan susu (laktasi)
Beberapa system reproduksi pada hawan vetebrata:
Pada Pisces : misalnya ikan hiu, fertilisasi internal, ikan hiu jantan mempunyai alat kopulasi yang disebut klasper (penjepit) yang betina mempunyai 2 ovarium yang didekat ujung anterium ovum abdominal. (Mukayat, 1994:189).

Minggu, 14 Agustus 2011

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN 'DARAH'

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN 'DARAH'
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mandiri pada mata kuliah praktikum Fisiolohi Hewan


Nama : Siti Azizah Insaniyah
NIM : 207 202 159
Kelas/ semester : C/V
Tanggal praktikum : 02 November 2009
Tanggal penyerahan : 30 November 2009


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2009
I. Nama/NIM : Siti Azizah Insaniyah/ 207 202 159
II. Judul : Darah
III. Tujuan :
 Mempelajari metode untuk menghitung jumlah sel darah merah dan sel darh putih
 Mempelajari metode untuk mengukur Hb darah dengan menggunakan metode sahli
 Mengetahui dan memahami system peredaran darah katak sehingga dapat membedakan antara pembuluh darah arteri, vena dan kapiler berdasarkan aliran darahnya.
 Memahami bentuk dan struktur sel darah, membandingkan bentuk dan struktur sel darah katak dan manusia.
 Menentukan golongan darah seseorang
IV. Tanggal praktikum : 02 November 2009
V. Tanggal penyerahan : 30 November 2009
VI. Pendahuluan
Darah adalah cairan yang terdapat paad semua mahluk hidup (kecuali tumbuhan) tingkat tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahn kimia hasil metabolism dan juga sebagai pertahanan terhadap virus dan bakteri. http://id.wikipedi.org/wiki/darah 28 Oktober 2009
Komposisi darah terdiri dari beberapa jenis kapsula yamg membentu 45 % bagian dari darah. Bagian 55 % yang lain berupa cairan kekuningan yang membentuk medium cair yang disebut plasma darah.
Korpuskula terdiri dari :
Sel drah merah/eritrosit (sekitar 99 %) : eritrosit tidak mempunyai nucleus sel ataupun organel, eritrosit mengandung hemoglobin dan mengedarkan oksigen. Sel darah merah juga berberan penentuan golongonan darah. Orang yang kekurangan eritrosit menderita penyakit anemia.
Sel darah putih atau leuklosit (0,2 %) : leuklosit bertanggung jawab terhadap system imun dan bertugas untuk memusnahkan benda-benda yang dianggap asing dan berbahaya, misalnya virus dan bakteri. Leuklosit bersifat ameboid atau tidak memiliki bentuk tetap. Orang yang kelebihan leuklosit menderita leukemia, sedangkan orang yang kekurangan leuklosit menderita penyakit leucopenia.
Keping-keping darah atau trombosit (0,6-1,0 %) : tombosit bertanggung jawab dalam proses pembekuan darah. http://id.wikipedi.org/wiki/darah 28 Oktober 2009
Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung:

Sabtu, 30 Juli 2011

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI MEDIA BIAKAN BAKTERI

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI 
MEDIA BIAKAN BAKTERI 
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mandiri pada mata kuliah praktikum Mikrobiologi
 



Nama : Siti Azizah Insaniyah
NIM : 207 202 159
Kelas/ semester : C/V
Tanggal praktikum : 06 Oktober 2009
Tanggal penyerahan : 13Oktober 2009


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2009


LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBILOGI
I. Nama/NIM : Siti Azizah Insaniyah/207202159
II. Kelas/Semester : C/V
III. Judul : Media biakan
IV. Tujuan : Mampu membuat media dasar untuk media biakan mikroorganisme
V. Tanggal : 06 Oktober 2009
VI. Pendahuluan
Kultur bakteri untuk keperluan yang bermanfaat, pada umunya dilakukan dengan biakan murni, biakan murni hanya mengandung satu jenis, untuk mengisolasi biakan murni, umumnya digunakan 2 prosedur yaitucawan dengan goresan dan metode agar tuang
Biakan adalah medium yang mengandung organism hidup. Medium itu mengandung zat-zat makanan untuk bakteri. Berbagai resep ramuan untuk membuat media telah dibuat untuk memungkinkan untuk tumbuhan jenis-jenis tertentu. Medium pilihan dan diferensial bermanfaat untuk memisahka berbagai jenis. http://massofa.wordpress.commikroorganisme_bakteri_&_virus. 04 Oktober 2009
Pembiakan adalah proses memperbanyak mikroorganisme melalui penyedian lingkungan yang sesuai. Mikroorganisme yang sedang tumbuh membuat reflika dirinya, membutuhkan adanya elemen, dalam komposisi kimia mereka. Nutrisi harus menyediakan elemen ini dalam bentuk yang mudah di metabolisme (Jewetc, etc. 2001), demikian pula dengan media sebagai tempat perkembangn biakan bakteri, karena media merupakan salah satu bahan yang terdiri dari nutrisi zat makanan yang dipakai untuk menumbuhkan bakteri (anonym, 2007).http://bubblehausebandryfamblogspot.com/2009/03/contoh-laporan-mikrobiologi.html. 04 Oktober 2009
Klasifikasi media berdasarkan fungsinya, yaitu (1) Enerched media, adalah sejumlah media umum yang kemudian ditambabahkan dengan darah, serum, ekstra tumbuh-tumbuhan atau kaldu yang memacu pertumbuhan pathogen. (2) Media selektif, yaitu media yang menggunakan bahan-bahan kimia yang bersifat memacu pertumbuhan bakteri yang diinginkan. (3) Media diferensial yaitu media yang ditambahkan zat-zat kimia tertentu yang menyebabkan suatu organisme membentuk perubahan tertentu, sehingga dapat membedakan tipe organisme.(4) Media penguji, yaitu media dengan susunan tertentu yang digunakan untuk menguji antibiotic, asam amino, dan vitamin. (5) Media khusus yaitu media untuk menentukan type pertumbuhan mikroorganisme dan kemampuanya untuk megadakan perubahan-perubahan tertentu. (6) Media untuk bakteri anaerob yaitu beberapa bahan kimia dapat ditambahkan untuk menguji kandungan O2 dengan pengikatan kimiawi. (Anonim. 2007).http://bubblehausebandryfamblogspot.com/2009/03/contoh-laporan-mikrobiologi.html. 04 Oktober 2009
Syarat yang harus dipenuhi untuk media biakan.
a. Mengandung nurtisi yang di butuhkan oleh mikroorganisme yang berkembang
b. Memiliki kelembaban optimum bagi pertumbha mikroorganisme
c. Mengandung oksigen (kultur bakteri aerob) dan pH sesuai
d. Harus bebas dari mikroba lain dan steril
Ada tiga jenis media pengembangbiakan berdasarkan konsentrasinya antara lain:
a. Media padat, yaitu media berbentuk padat yang mengandung agar 1-1,5% misalnya nutrient agar
b. Media cair yaitu media yang berbentuk cair yang tidak mengandung agar, misalnya nutrient broth
c. Media semi padat, yaitu media yang berbentuk padat pada suhu dingin, dan berbentuk cair bila suhu panas, misalnya media SIM (media yang digunakan untuk uji produksi sulfur, indiol, motilitas.
Berdasarkan komposisinya, media dibedakan menjadi 2, yaitu media sintesis dan non-sintesis. Media sintesi adalah yang telah diketahui susunan kiminya. Media non-sintesis adalah media yang belum diketahui susunan kiminya. http://riesama.blog.friendster.com./dunia_mikrobiologi/ 04 Oktober 2009
Pembiakan atau reproduksi suatu individu bertambah banyak suatu individu tersebut. Pertumbuhan suatu individu berarti semula individu tersebut kecil, kemudian bertambah besar. Kegiatan pertama meningkatnya jumlah sedangkan kegiatan kedua menyangkut volume individu. (Prof. DR, Dwidjoseputro.1981. hal. 49)
Pelaksanaan pembiakan yaitu dengan pembelahan diri atau division. Pembelahan diri dapat dibagi atas tiga fase, yaitu:
a. Fase pertama: dimana sitoplasma terbelah oleh sekat yang tumbuh tegak lurus pada arah memanjang
b. Sekat tersebut di ikuti oleh suatu bidang melintang. Dinding melintang ini tidak selalu merupakan penyekat yang sempurna; ditengah-tengah sering ketinggalan suatu lubang kecil, diman kedua protoplasma kedua sel baru masih tetap berhubung-hubungan. Hubungan protoplasma disebut plasmodesmida.
c. Fase terakhir ialah terpisahnya kedua sel. (Prof. DR. Dwidjoseputro. 1981)

Senin, 18 Juli 2011

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWANENZIM DAN KERJA ENZIM

 LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN
ENZIM DAN KERJA ENZIM

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mandiri pada mata kuliah praktikum Fisiologi Hewan


 

Nama : Siti Azizah Insaniyah
NIM : 207 202 159
Jurusan : Pendidikan Biologi
Kelas/ semester : C/V
Tanggal praktikum : 02 Oktober 2009
Tanggal penyerahan : 09 Oktober 2009




JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2009

  
LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWANENZIM DAN KERJA ENZIM

I. JUDUL : ENZIM DAN KERJA ENZIM
II. TUJUAN : Mengetahui kerja eznim pada proses pencernaan didalam mulut dan Mengukur keja enim amylase dalam beberapa suhu yang berbeda
III. TANGGAL : 02 OKTOBER 2009
III. PENDAHULUAN
Enzim merupakan biomolekul yang mengkalis reaksi kimia, dimana hampir semua enzim adalah protein. pada reaksi-reaksi enzimatik, molekul yang mengawali reaksi disebut substrat, sedangkan hasilnya disebut produk. cara kerja enzim dalam mengkatalis reaksi kimia dalam subtansi lain tidak merubah atau merusak reaksi lain.htpp://sectidacdaveris.wordpress.com/ artikel-kedokteran-peran-enzim-dalam-metabolisme-dan-manfaatnya-dalam-bidang- diagnosis-dan-pengobatan. 12 September 2009.
Enzim bekerja dengan cara menempel pada molekul permukaan at-zat yang bereaksi dan dengan demikian mempercepar proses reaksi. percepatan terjadi karena enzim menurunkan energi pengaktifan dan dengan sendirinya akan mempermudah terjadinya reaksi. sebagian besar enzim bekerja dengan khas, yang artinya setiap enzim hanya dapat bekerja dengan satu macan senyawa atau reaksi kimia. Hal ini disebabkan oleh perbedaan struktur kimia tiap enzim yang bersifat tetap. Kerja enzim dipengaruhi oleh beberapa faktor terutama subtrat, suhu, kofaktor dan inhibitor. Setiap enzim memerlukan suhu dan pH optimum yang berbeda-beda karena enzim adalah protein, yang dapat mengalami perubahan bentuk jika suhu dan keasaman berubah. Inhibitor adalah molekul yang menurunkan aktifitas, sedangkan aktifator adalah yang meningkatkan aktifitas kerja enzim. http://id.wikipedia.org/ wiki/enzim 12 September 2009

Jumat, 15 Juli 2011

Palpimanus gibbulus, Spesies Laba-Laba Paling Tangguh di Dunia

Laba-laba ini bernama Palpimanus gibbulus. Ia hidup di daerah negara-negara Mediterania, khususnya di Spanyol dan Portugal, merayap di bawah batuan dan berjalan perlahan mengincar laba-laba lain. Bila Anda berencana membunuh sesuatu dan memakannya, pilihlah yang lebih kecil dari Anda atau yang tidak dapat melawan, atau keduanya. Jika tidak Anda akan terpaksa berjuang mati-matian. 
Tidak semua predator menggunakan prinsip ini. Kelelawar telinga panjang gurun pasir dengan senang memangsa kalajengking berbisa, dan kumbang tanah berani menerkam dan memangsa katak yang ukuran beberapa kali dirinya sendiri. Itu mengesankan, namun katak memang bukan predator yang menyeramkan. Stano Pekar dari Universitas Masaryk di Brno, Republik Ceko, dan rekan-rekannya ingin mengetahui bagaimana laba-laba Palpimanus gibbulus berburu. Namun mereka terbukti sangat sulit dipelajari sehingga mereka harus menggabungkan data dari spesies kerabatnya, Palpimanus orientalis. Hidup di Israel, P. orientalis sangat mirip dengan P. gibbulus: mereka hanya dapat dibedakan lewat organ kelaminnya.

Jumat, 08 Juli 2011

Bilangan Prima Dalam Al – quran


Oleh:
Rahayu Kardiadinata/081322115799
Bilangan Prima Dalam Al – quran
Bila kita perhatikan sederet bilangan 2,3,5,7,11,13,17,19,23,39…..dan seterusnya. Maka kita dapat melihat bahwa bilangan – bilangan tersebut merupakan bilangan yang tepat mempunyai 2 pembagi yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Kata “tepat” mengandung makna bahwa pembagiannya hanya ada 2 dan tidak ada pembagian yang lain. Bilangan – bilangan tersebut sangat popular dalam matematika dinamakan bilangan  prima (prime numbers). Angka 1 tidak termasuk dalam bilangan prima, sehingga banyak ilmuan yang berpendapat bahwa angka 1 (Esa, Wahid, Witir) adalah representasi atau symbol ke – Esa – an Tuhan, maka berikutnya  merupakan symbol ciptaanNya, sedangkan bilangan priima adalah symbol pengaturnNya yang sangat istimewa, tertata rapi, dengan tujuan yang benar.

Senin, 27 Juni 2011

NAMA ILMIAH TUMBUHAN

1 Abrus precatorius Saga
2 Agathis Lalillardieri Jambu Monyet
3 Anacardium occidantale Jambbu monyet
4 Ananas comosus Nenas
5 Amaranthus spinosus Bayam duri
6 Aloe vera Lidah buaya
7 Arachis hypogaea Kacang tanah
8 Arenga pinnata Aren
9 Arthocarpus champeden Cempedak
10 Artocarpus atilis Sukun

Selasa, 21 Juni 2011

NAMA ILMIAH HEWAN


1 Acheta domestica Jangkrik
2 Affis melifera Lebah medu
3 Anoa depressicornis Kerbau pendek/kerbau pendek
4 Arctictis binturong Binturung
5 Arctonyx collaris Pulusan
6 Aradea purpurea Burung Cangak merah
7 Aurelia aurita Ubur – ubur
8 Balaenoptera musculus Paus biru
9 Balaenoptera musculus Paus biru
10 Balaenoptera physalus Paus bersirip